Sunday, March 24, 2013

Rahasia Turunkan Berat Badan dari Seluruh Dunia

Dengan keragaman budaya lebih dari 200 negara yang ada di dunia maka beragam pula cara masyarakat di masing-masing negara memelihara kesehatannya termasuk menjaga penampilan tubuh mereka.
Anda pasti sering melihat di media televisi dan internet bagaimana kehidupan masyarakat dari berbagai belahan dunia. Mereka mempunyai kebiasaan masing-masing termasuk dalam hal beraktivitas atau berolahraga dan mengatur pola makan untuk menjaga berat badannya. Berikut adalah rangkuman beberapa diantaranya.

Makanan pedas (Thailand)

Makanan khas Thailand dikenal paling pedas di dunia. Pedasnya makanan tersebut mampu meningkatkan metabolisme tubuh sehingga membantu pembakaran lemak tubuh.

Porsi Kecil (Inggris)

Anda tidak akan menemukan porsi ukuran besar (supersize) di restoran makanan cepat saji di Inggris. Orang-orang Inggris lebih menyukai makanan porsi kecil sehingga terhindar dari makan berlebihan dalam porsi besar.

Ubi dan buncis (Brazil)

Hidangan utama di Brazil adalah berupa cassava/ubi dan buncis-buncisan yang disajikan kapan saja. Hidangan tersebut kaya serat dan rendah lemak sehingga mampu menjaga kadar gula darah dan menurunkan risiko obesitas sebesar 14%.

Sering Makan di Rumah (Polandia)

Orang Polandia hanya menghabiskan pengeluaran keluarga sebesar 5% untuk makan di luar. Mereka lebih suka makan masakan rumahan sendiri yang jauh lebih sehat dan sehat.

Sarapan Rutin (Jerman)

75% orang Jerman terbiasa sarapan rutin setiap pagi. Menu sarapannya pun adalah roti dan sereal gandum utuh yang jauh lebih sehat. Sarapan rutin mencegah Anda makan siang berlebihan atau ngemil tidak sehat.

Bersepeda (Belanda)

Rahasia-Turunkan-Berat-Badan-dari-Seluruh-DuniaTahukah Anda? Jumlah sepeda yang dipakai di Belanda lebih besar dari jumlah penduduk Belanda! Dan 54% diantara mereka bersepeda untuk kegiatan sehari-hari! Mereka rata-rata mengayuh sepeda sejauh 865 km per tahun!

Konsumsi Muesli (Swiss)

Orang Swiss biasa sarapan atau ngemil sore dengan menu muesli, sejenis campuran sereal, buah-buahan, dan kacang-kacangan yang sangat sehat dan berserat tinggi sehingga cocok untuk diet.

Makan dari hasil kebun sendiri (Rusia)

51% orang Rusia menghabiskan weekend atau liburan mereka di pedesaan dimana mereka menyantap sayur dan buah dari kebun yang mereka tanam sendiri. Akibatnya diet tersebut jauh lebih sehat.

Bumbu Kunir (Malaysia)

Sebagian besar orang Malaysia terbiasa makan makanan kaya bumbu kunir atau kunyit yang mengandung curcumin. Curcumin mampu mengurangi pembentukan jaringan lemak dan meningkatkan pembakaran lemak.

Minum Teh Rooibos (Afrika Selatan)

Dinikmati hampir di seluruh penjuru Afrika Selatan, teh rooibos berkhasiat lebih kuat daripada teh hijau. Teh rooibos juga manis alami sehingga tidak perlu pemanis tambahan. Kebiasaan minum teh rooibos ini mampu mendongkrak metabolisme dan meningkatkan pembakaran lemak.

Gemar Makan Acar (Hungaria)

Orang Hungaria suka sekali makan berbagai jenis acar dari mentimun, kubis, tomat, dan paprika. Kandungan cuka dalam acar mampu menjaga tekanan darah, menjaga kadar gula darah, dan mengurangi pembentukan jaringan lemak.

Yoga (India)

Dianggap sebagai ibukota yoga dunia, orang India sudah umum mempraktikkan yoga. Yoga dilakukan dengan beragam pose tingkat lanjut saat perut kosong sehingga mampu membakar lemak dan meningkatkan metabolisme. Pelaku yoga juga memiliki indeks massa tubuh lebih rendah.

Trekking (Finlandia)

Hampir sama dengan negara tetangga mereka Norwegia, warga negara Finlandia memilih trekking sebagai kegiatan outdoor terfavorit. Mereka terbiasa trekking dengan dua tongkat di tangan kanan dan kiri yang melibatkan pergerakan otot bahu, lengan, dan torso sehingga mengubah jalan biasa menjadi sebuah total body workout yang mampu membakar kalori dan lemak lebih banyak.

Makan Ikan Herring (Belanda)

Ikan herring adalah jenis ikan laut yang hidup di lautan Pasifik Utara, Atlantik Selatan, dan Baltik. Ikan ini sangat kaya asam lemak omega 3 yang mampu menurunkan kolesterol jahat dan menurunkan hormon kortisol yaitu hormon penyebab stress. Orang Belanda biasa makan ikan herring bagaikan camilan sehari-hari.

Berpuasa (Indonesia)

Kita juga memiliki rahasia diet yang kurang kita sadari. Ya, puasa. Sebagai negara berpenduduk muslim terbesar di dunia, kebiasaan puasa Senin dan Kamis dianggap mampu memecah kebiasaan pola makan berlebihan dan membakar kalori lebih banyak. Dengan berpuasa, kalori dari makan saat sahur akan dibakar habis sampai saatnya berbuka puasa tiba. Berbeda ketika tidak berpuasa, orang sudah makan lagi sebelum kalori dari saat sebelumnya belum habis terbakar. Bonusnya lagi puasa juga mampu membuang racun dari dalam tubuh.

Kenyang lebih Lama dengan Aroma Minyak Zaitun

Kenyang-lebih-Lama-dengan-Aroma-Minyak-Zaitun
Ada kabar gembira buat Anda yang saat ini sedang menjalankan program diet untuk menurunkan berat badan.
Baru-baru ini sebuah penelitian di Jerman mengungkap bahwa aroma minyak zaitun dapat membantu perut Anda kenyang lebih lama, sehingga terhindar dari rasa lapar yang dapat memicu pola makan tak sehat.
Peneliti menemukan bahwa seseorang yang mengonsumsi atau menghirup ekstrak minyak zaitun mengalami peningkatan hormon serotonin dalam tubuhnya. Hormon ini dikenal sebagai hormon yang memberikan sinyal ke otak bahwa perut sudah kenyang.
Robin Dando, Ph.D., salah satu peneliti dari Cornell University, menyebutkan bahwa ekstrak aroma minyak zaitun dapat merangsang reseptor di dalam usus untuk melepaskan serotonin dan membuat seseorang merasa kenyang, seperti dilansir menshealth.
Tidak hanya aroma minyak zaitun, beberapa penelitian lain juga mengungkap bahwa aroma stroberi dan pisang diklaim mampu meningkatkan produksi serotonin dan memberikan sensasi kenyang sehingga bisa membantu program penurunan berat badan bagi mereka yang sedang berdiet

Jam Matahari Mesir Kuno Ditemukan di Lembah Para Raja


Sebuah jam matahari ditemukan di luar makam di Lembah Para Raja di Mesir. Temuan ini mungkin saja merupakan jam matahari Mesir kuno tertua di dunia, ujar para ilmuwan.

Bertanggal sejak dinasti ke-19, atau abad 13 SM, jam matahari itu ditemukan di lantai sebuah pondok pekerja, di Lembah Para Raja, tempat pemakaman para penguasa dari periode Kerajaan Baru Mesir (sekitar 1550 SM hingga 1070 SM).

"Penemuan ini penting karena jam tersebut kira-kira seribu tahun lebih tua dari masa saat alat pengukur waktu serupa diperkirakan mulai digunakan," ujar Susanne Bickel, peneliti dari University of Basel di Swiss. Penemuan jam matahari yang sebelumnya bertanggal pada periode Yunani-Romawi, berlangsung dari sekitar 332 SM ke AD 395.

Jam matahari tersebut terbuat dari batu kapur rata, yang disebut ostracon, dengan setengah lingkaran hitam yang dibagi menjadi 12 bagian yang digambar di atasnya. Titik-titik kecil berada di tengah dari masing-masing 12 bagian yang terpisah sekitar 15 derajat, kemungkinan berfungsi untuk menunjukkan waktu yang lebih tepat.

Bagian penyok di tengah ostracon kemungkinan menandai tempat logam atau baut kayu dimasukkan untuk menampilkan bayangan dan mengungkapkan waktu pada hari tersebut.

"Potongan itu ditemukan dengan ostraca lainnya (lempengan batu kapur) dengan tulisan kecil, sketsa pekerja, dan ilustrasi dewa yang ditulis atau dilukis dengan tinta hitam," ujar Bickel pada LiveScience lewat email.

Bickel dan rekan-rekannya tidak yakin untuk tujuan apa para pekerja tersebut menggunakan jam matahari, meskipun mereka memikirkan kemungkinan jam ini mewakili perjalanan dewa matahari melewati akhirat.

"Salah satu hipotesisnya adalah membandingkan alat ukur tersebut secara paralel dengan ilustrasi pada teks di dinding makam Firaun yang mewakili malam dan perjalanan dari dewa matahari melewati akhirat yang dibagi ke dalam jam pada waktu malam, "tulis Bickel. "Jam matahari tersebut mungkin telah digunakan untuk memvisualisasikan durasi waktu."

Perangkat itu mungkin juga telah digunakan untuk mengukur jam kerja. "Mungkin (jam ini) bisa berfungsi untuk mengatur waktu kerja dari para pekerjanya, untuk mengatur istirahat pada waktu tertentu, misalnya," ujarnya. Namun, Bickel mencatat, setengah jam tidak ada artinya bagi orang-orang Mesir Kuno.

Di daerah yang sama, Bickel dan rekan-rekannya telah menemukan hal-hal menakjubkan, termasuk sebuah makam dengan dua penguburan, satu dari dinasti ke-18 Mesir dan lainnya dari dinasti 22, yang dibawa ke makam beberapa waktu setelah penjarahan penguburan pertama.

Sebuah peti kayu yang terkait dengan penguburan kedua berisi mumi dari penyanyi perempuan Amun yang disebut Nehmes-Bastet. Para ilmuwan tidak yakin siapa yang telah dimakamkan di makam aslinya, meskipun mereka menemukan sisa-sisa mumi tanpa perban linen di lantai. "Mumi yang rusak tersebut mungkin adalah pemilik asli makam tersebut," tulis para peneliti di situs web mereka.

Bickel dan rekan-rekannya telah bekerja di daerah tersebut sejak 2008 dan berencana untuk terus bekerja di sana selama beberapa tahun mendatang, ujarnya. (fr/ml)

Beasiswa S-2 dan S-3 dari Kemenkeu


KOMPAS.com - Kementerian Keuangan melalui Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) menawarkan beasiswa untuk meraih gelar magister dan doktor di dalam maupun luar negeri. Program ini diberikan kepada putra-putri bangsa yang berminat melanjutkan studi di bidang teknik, sains, pertanian, akuntansi/keuangan, hukum dan agama.

Syaratnya, kandidat harus berasal dari perguruan tinggi yang terakreditasi oleh BAN-PT, memiliki jiwa kepemimpinan, aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan, serta memeroleh surat tugas belajar dari atasan bagi yang sudah bekerja.

Kandidat juga diminta untuk menuliskan esai yang bertemakan "Peranku bagi Indonesia" atau "Sukses Terbesar dalam Hidupku". Selain itu, kandidat untuk program magister juga harus mencantumkan rencana studi.

Secara khusus, para kandidat harus memenuhi persyaratan berikut ini:
- telah menyelesaikan dan memperoleh gelar akademik sarjana atau sarjana terapan untuk magister dan magister untuk pelamar program doktor
- usia maksimum 35 tahun untuk program magister dan 40 tahun untuk program doktor
- IPK minimum 3,00 pada skala 4 untuk pelamar program magister dan 3,25 untuk pelamar program doktor
- TOEFL ITP minimal 500 untuk studi pada program magister atau doktor di perguruan tinggi dalam negeri atau TOEFL PBT minimal 550 atau yang setara untuk studi di perguruan tinggi luar negeri dan/atau telah memiliki Letter of Acceptance (LOA)
- untuk pelamar yang memilih program studi magister atau doktor luar negeri yang tidak menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar akademiknya, dapat menyesuaikan dengan persyaratan kemampuan berbahasa asing yang berlaku di perguruan tinggi tersebut
- menyetujui persyaratan dan ketentuan menyelesaikan studi maksimal 2 tahun untuk program magister serta maksimal 4 tahun untuk program doktor.

Pendaftaran dilaksanakan secara online, termasuk mengunggah dokumen pendukung berupa ijazah dan transkrip asli, sertifikat TOEFL, sertifikat prestasi, surat pernyataan tidak pernah terlibat tindakan melanggar hukum, tidak pernah terlibat tindakan melanggar kode etik akademik, mengabdi kepada kepentingan bangsa Indonesia, tidak menerima beasiswa dari sumber lain, surat ijin belajar dari atasan dan dari tokoh masyarakat, serta esai.

Proses pendaftarannya sudah dibuka 11 Maret lalu dan akan berakhir pada 30 April mendatang. Informasi lebih lanjut dan formulir pendaftaran bisa diperoleh langsung di laman resmi penawaran beasiswa atau laman resmi LPDP.

5 Fakta Mengenai Teh

Sebagian besar masyarakat Indonesia sudah akrab dengan minuman teh. Minuman yang terbuat dari campuran air dan daun teh yang dikeringkan ini ternyata banyak penggemarnya.
5 Fakta Mengenai Teh
Berikut ini ada lima fakta seputar teh yang masih belum banyak diketahui orang, yang disampaikan oleh Ratna Somantri, seorang pecinta dan pakar teh, yang ditemui pada acara 'Tea Talk', Selasa (6/2).

1. Minuman yang paling populer

Teh merupakan minuman yang paling banyak dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia maupun dunia setelah air putih. Bahkan, jumlah penikmat teh terus mengalami kenaikan di sejumlah negara, terlebih lagi teh memberikan manfaat baik bagi kesehatan, seperti menghindari risiko kanker dan jantung.

2. Minuman Berkarakter

Teh selalu menampilkan rasa aslinya. Walaupun teh dicampur dengan berbagai rasa atau dijadikan makanan, seperti es krim, rasa asli tetap ada dan tidak hilang.

3. Ribuan Jenisnya

Umumnya, jenis teh yang ada di pasaran adalah teh hitam, hijau dan blended tea. Namun sebenarnya, teh memiliki ribuan jenis dan tidak semuanya dipasarkan di tanah air. Di Indonesia, konsumsi teh sebesar 0,8 kilogram per kapita per tahun masih jauh di bawah negara-negara lain di dunia, walaupun Indonesia merupakan negara penghasil teh terbesar nomor lima di dunia.

4. Tradisional ke Pop Tea

Cara pengemasan teh di masa modern mengalami pergeseran. Sekarang teh sudah lebih modern dan maju. Terbukti kini teh sudah dalam bentuk teh celup, teh dalam botol dan siap minum, teh seduh, teh stik dan bahkan hingga kini sudah ada teh dalam bubuk (teh instan) yang banyak dijual di pasaran.

5. Lifestyle

Dari jaman dahulu, teh sudah menjadi gaya hidup. Terlebih lagi, Cina sebagai negara penemu teh yang menjadikan teh sebagai minuman para kaisar. Sama seperti negara-negara Eropa, yang menjadi teh sebagai minuman di kalangan elit/bangsawan. Itulah sebabnya, teh kini sudah menjadi gaya hidup bagi sebagian orang.