Sunday, March 24, 2013

Hindari Bahasa Pembangkit Amarah

Ghiboo.com - Ketidaksepahaman orangtua dan anak kerap terjadi. Akhirnya, pertengkaran tidak bisa dihindari.
Fayanisa Dwityarani, M.Psi, Psikolog permasalahan remaja dari Kassandra & Associate Jakarta, menyarankan agar para orangtua menghindari kata-kata yang menyalahkan.
Fokuslah pada apa yang ingin Anda sampaikan. Berikut beberapa bahasa yang sebaiknya tidak Anda gunakan saat bertengkar.
?Hindari Bahasa Pembangkit AmarahHindari menggunakan kata 'selalu' atau 'kebiasaan'. Misalnya, "Kamu selalu saja membuat orang menunggu terlalu lama."
Jangan membandingkan satu anak dengan lainnya. Misalnya, "Kakak kamu bisa nilai rapornya selalu bagus, kenapa kamu tidak bisa seperti dia sih?"
Ketika bertengkar, sebaiknya Anda tidak menggunakan pengalaman Anda sebagai tolok ukur. Hindari kata-kata, "Zaman dulu Mama nggak pernah naik mobil ke sekolah..." atau "Ketika Mama seumur kamu...."
Hindari juga perkataan diktator seperti, "Ya karena mama bilang tidak boleh ya tidak boleh, titik!"

Terlalu Banyak Minum Teh Sebabkan Kelainan Aneh Pada Tulang

Seorang wanita berusia 47 tahun dari Michigan, Amerika Serikat, mengidap kelainan tulang yang sangat langka akibat kebiasannya meminum satu poci besar teh, menggunakan seratus kantung teh, setiap hari selama 17 tahun.

Wanita ini memeriksakan diri ke dokter setelah merasakan sakit di punggung bagian bawah, lengan, kaki, dan pinggul. Rasa sakit ini sudah ia alami selama lima tahun terakhir.
"Hasil foto X-ray menunjukkan beberapa area tulang belakangnya mengalami pengerasan, dan ligamen otot lengannya mengalami pengapuran," ujar dr. Sudhaker D. Rao, dokter spesialis endokrinologi dan metabolisme tulang dan mineral di Henry Ford Hospital.

Hasil X-ray menunjukkan pengapuran ligamen (kiri) dan pengerasan tulang punggung (kanan).

Para peneliti menduga wanita ini menderita skeletal fluorosis, penyakit tulang yang disebabkan oleh terlalu banyak mengonsumsi fluoride (mineral yang ditemukan pada teh dan air mineral). Kesimpulan ini diambil setelah hasi tes menunjukkan kandungan fluoride dalam dalam wanita ini empat kali lebih banyak dibanding manusia normal.

Sketelal fluorisis adalah kondisi yang cukup umum di beberapa negara di dunia yang kandungan fluoride dalam air minumnya tergolong tinggi, misalnya di India dan China. Namun di negara-negara Eropa dan Amerika Utara, hal ini jarang ditemukan.

Dokter Rao menjelaskan, pasien wanita tersebut dirujuk untuk berobat kepadanya karena dokternya yang terdahulu menduga ia terserang kanker. Pengerasan tulang yang terlihat dalam hasil rontgen-nya memang mirip dengan hasil rontgen penderita kanker tulang. Namun karena Dokter Rao sudah beberapa kali melihat wujud tulang penderita skeletal fluorisis di negara kelahirannya, India, "aku bisa langsung mengenalinya saat itu juga," ujarnya.

Dokter Rai juga menjelaskan, kelebihan fluoride dalam tubuh biasanya langsung dibuang dengan bantuan ginjal. Namun jika seseorang mengonsumsi fluoride dalam jumlah yang sangat banyak, seperti yang dilakukan wanita ini selama 17 tahun dalam jumlah besar, fluoride dalam tubuh akan mengkristal dan menyatu dengan tulang.

Sebelumnya pernah ditemukan pula kasus skeletal fluorisis di Amerika Serikat. Umumnya dialami oleh orang-orang yang meminum teh sebanyak satu galon dalam sehari. Dokter Rao dan para koleganya menganjurkan para pasien skeletal fluorisis untuk berhenti minum teh, dan kondisi tulang mereka pun perlahan membaik.

Penumpulan fluoride dalam tubuh perlahan-lahan akan terbuang saat tulang memperbaiki dirinya sendiri (sebuah proses yang rutin terjadi dalam tubuh kita).
MyHealthNewsDaily

Tuesday, March 19, 2013

5 Kota Paling Diminati untuk Lanjutkan Studi

Apa yang menjadi pertimbangan Anda untuk memilih kota tujuan untuk melanjutkan pendidikan tinggi di negeri seberang? Salah satunya, tentu saja tak hanya kualitas pendidikan tinggi yang ditawarkan, tetapi juga suasana dan kebijakan lingkungannya.

Lima kota di bawah ini tercatat sebagai kota tujuan studi yang paling diminati untuk menuntut ilmu. Beberapa kota memang kerap menjadi target para pencari beasiswa atau para siswa yang haus pengalaman belajar di luar negeri. Namun, sisanya patut dipertimbangkan juga untuk menjadi target berikutnya.

1. Paris
Paris menjadi sasaran para siswa untuk meneruskan studi disebabkan biaya kuliah yang lebih murah
Shutterstock
dibandingkan dengan kota-kota yang ada di negara lain. Bahkan, biaya kuliah di Perancis, termasuk Paris, ditanggung oleh pemerintah selama berada di universitas ataupun institusi negeri.

Tidak hanya itu, lingkungan di Paris juga mendorong orang untuk terus berkreasi, khususnya jika memilih jurusan seni, sastra, atau film. Salah satu universitas yang terkenal dan kerap disebut sebagai altar pendidikan terdapat di Paris, yaitu Sorbonne.

2. London
Meski biaya pendidikan yang cukup mahal, London tetap diminati oleh banyak orang yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi. Pasalnya, berbagai universitas yang memiliki peringkat bagus di dunia banyak terdapat di London, seperti University College London dan London School of Economics and Political Science.

Kota yang dijuluki "The Big Smoke" ini juga menjadi tempat yang cocok bagi orang yang bercita-cita untuk berkecimpung di dunia usaha. Salah satu yang menjadi keunggulan universitas di London adalah perpustakaan kelas dunia yang lengkap sehingga membantu mahasiswa.

3. Boston
Kota yang satu ini tak diragukan lagi telah menggelitik minat para calon mahasiswa dari berbagai belahan dunia untuk datang melanjutkan studi, termasuk calon mahasiswa dari Indonesia. Sebut saja Harvard atau Massachusetts Institute of Technology (MIT) yang menjadi dua universitas terbaik di dunia ini berada di Boston.

Selain lingkungan yang mendukung untuk belajar, berbagai pilihan jurusan berkualitas tersedia di kota yang kaya akan kisah-kisah sejarah ini. Sayangnya, biaya pendidikan di kota ini memang terbilang mahal. Namun, biasanya, tiap universitas membuka kesempatan bagi mahasiswa internasional untuk mengajukan bantuan finansial.

4. Melbourne

Di antara kota yang ada di Australia, Melbourne merupakan tujuan calon mahasiswa yang paling populer. Di kota ini, berdiri Melbourne University yang memang menjadi target banyak pelajar di dunia.

"Kota yang tak pernah tidur" ini memberikan kesempatan besar bagi para mahasiswa yang ingin langsung bekerja setelah selesai menjalankan pendidikan. Melbourne cocok untuk para pencinta film yang ingin memperdalam ilmu seputar film atau sinematografi.

5. Vienna
Daya tarik Wina bagi para calon mahasiswa adalah biaya kuliah yang cukup rendah dibandingkan kota di negara lain. Padahal, universitas yang ada di Vienna merupakan universitas yang memiliki ranking terbaik di dunia, seperti Universitas Wien dan Technische Universitat Wien.

Bagi yang ingin mengambil jurusan teknik dan jurusan musik serta seni, ibu kota Republik Austria ini adalah pilihan yang sangat tepat. Pasalnya, lingkungan di kota ini kaya akan pertunjukan seni berkualitas dan galeri yang banyak menampilkan karya seni kelas dunia.

Friday, March 08, 2013

www.beasiswadataprint.com



Program beasiswa DataPrint telah memasuki tahun ketiga. Setelah sukses mengadakan program beasiswa di tahun 2011 dan 2012, maka DataPrint kembali membuat program beasiswa bagi penggunanya yang berstatus pelajar dan mahasiswa.  Hingga saat ini lebih dari 1000 beasiswa telah diberikan bagi penggunanya.
Di tahun 2013 sebanyak 500 beasiswa akan diberikan bagi pendaftar yang terseleksi. Program beasiswa dibagi dalam dua periode. Tidak ada sistem kuota berdasarkan daerah dan atau sekolah/perguruan tinggi. Hal ini bertujuan agar beasiswa dapat diterima secara merata bagi seluruh pengguna DataPrint.  Beasiswa terbagi dalam tiga nominal yaitu Rp 250 ribu, Rp 500 ribu dan Rp 1 juta. Dana beasiswa akan diberikan satu kali bagi peserta yang lolos penilaian. Aspek penilaian berdasarkan dari essay, prestasi dan keaktifan peserta.
Beasiswa yang dibagikan diharapkan dapat meringankan biaya pendidikan sekaligus mendorong penerima beasiswa untuk lebih berprestasi. Jadi, segera daftarkan diri kamu, klik kolom PENDAFTARAN pada web ini!
Pendaftaran periode 1 : 1 Februari – 30 Juni 2013
Pengumuman                : 10 Juli 2013

Pendaftaran periode 2   : 1 Juli – 31 Desember 2013
Pengumuman                : 13 Januari 2014

PERIODE
JUMLAH PENERIMA BEASISWA
@ Rp 1.000.000 @ Rp 500.000 @ Rp 250.000
Periode 1
50 orang
50 orang
150 orang
Periode 2
50 orang
50 orang
150 orang
www.dataprint.co.id
www.beasiswadataprint.com

Thursday, February 21, 2013

Beasiswa StuNed

StuNed

Nov 13, 2012
StuNed, singkatan dari Studeren in Nederland atau studi di Belanda, adalah program beasiswa yang diberikan oleh pemerintah Belanda kepada para mid-career professional Indonesia sebagai bagian dari bentuk kerjasama bilateral antara pemerintah Belanda dan Indonesia.

Program Beasiswa StuNed

Program StuNed merupakan bagian dari kebijakan kerja sama pembangunan pemerintah Belanda yang bertujuan untuk mendukung pencapaian "UN Millenium Development Goals" pada tahun 2015. Kerangka kerja sama bilateral dengan Indonesia tercantum dalam Multi-Annual Policy Framework 2012 - 2015 yang memiliki 5 bidang yang diprioritaskan yaitu manajemen air (water management), ketahanan pangan (food security), sektor ekonomi (economy sector), sektor judisial (judicial sector), dan hak asasi manusia (human rights).
Program StuNed menitikberatkan pada pengembangan dan penguatan kapasitas institusi dalam rangka mendukung kelima bidang tersebut di atas.
Program beasiswa StuNed bertujuan membantu pembangunan Indonesia melalui peningkatan sumber daya manusia pada institusi-institusi di Indonesia. Melalui program beasiswa StuNed, para peminat individual dapat mengikuti program master dan short course di Belanda. Sementara bagi institusi dapat mengajukan proposal untuk group application.

Profil Kandidat

Program beasiswa StuNed dibuat khusus untuk para profesional Indonesia dengan masa kerja minimum dua tahun di tempat kerja terakhir. Kandidat StuNed idealnya memiliki komitmen untuk meningkatkan sumber daya manusia dan kapasitas institusi dari mitra Kedutaan Besar Kerajaan Belanda, memperkuat kerja sama bilateral antara Indonesia dan Belanda dan juga meningkatkan efektivitas dari program-program kerja yang sedang berjalan.
Prioritas akan diberikan kepada calon peserta yang berasal dari organisasi-organisasi lokal yang ber mitra  dengan Kedutaan Besar Kerajaan Belanda yaitu:
  1. Arsip Nasional RI (ANRI)
  2. Badan Intelijen Negara (BIN)
  3. Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM)
  4. Badan Koordinasi Survey dan Pemetaan (BAKOSURTANAL)
  5. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG)
  6. Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT)
  7. Badan Pelestarian Pusaka Indonesia (BPPI)
  8. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)
  9. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM)
  10. Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS)
  11. Dewan Pers Nasional
  12. Dewan Perwakilan Rakyat (hanya staf ahli Komisi I,II, III, IV, V, VI, VII, IX, X and XI)
  13. Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Nusa Tenggara Barat
  14. Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Sulawesi Barat
  15. Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Sulawesi Selatan
  16. Institut Kesenian Jakarta, Fakultas Seni
  17. Institut Pertanian Bogor (IPB)
  18. Institut Teknologi Bandung (ITB), Fakultas Teknologi Industri, Fakultas Seni dan Desain, Jurusan Arsitektur
  19. Kejaksaan Agung
  20. Kementrian Agama
  21. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
  22. Kementrian Dalam Negeri
  23. Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral
  24. Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia: Direktorat Jendral Perundang-undangan, Direktorat Jendral Imigrasi, Direktorat Hukum Internasional, Direktorat HAM dan Direktorat Pelayanan Warga Binaan Pemasyarakatan
  25. Kementrian Kehutanan (Setjen, Ditjen PHKA)
  26. Kementrian Kelautan dan Perikanan (Setjen, Ditjen P2HP, Badan Karantina dan Standarisasi, Badan SDM)
  27. Kementrian Keuangan
  28. Kementrian Koordinator  Perekonomian
  29. Kementrian Lingkungan Hidup
  30. Kementrian Luar Negeri
  31. Kementrian Pekerjaan Umum (Ditjen Sumber Daya Air, Ditjen Cipta Karya)
  32. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
  33. Kementrian Perdagangan
  34. Kementrian Perhubungan
  35. Kementrian Pertahanan
  36. Kementrian Pertanian (Ditjen Peternakan, Setjen, Ditjen Hortikultura, Ditjen Perkebunan, Badan Karantina Pertanian, Badan Penelitian dan Pengembangan)
  37. Kemitraan bagi Pembaruan Tata Kelola Pemerintahan Indonesia
  38. Komisi Minyak Sawit Indonesia
  39. Komisi Pemberantasan Korup
  40. Komisi Yudisial (KY)
  41. Lembaga Ketahanan Nasional RI (LEMHANNAS)
  42. Mahkamah Agung (MA)
  43. Mahkamah Konstitusi (MK)
  44. Polisi Republik Indonesia (POLRI)
  45. Pusat Pelaporan dan Analisa Transaksi Keuangan (PPATK)
  46. Pusat Penelitian Kelapa Sawit
  47. Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesian (Jember)
  48. Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Papua
  49. Sea Food Service Centre
  50. Sekretariat Negara (SETNEG)
  51. Tentara Nasional Indonesia (TNI)
  52. Universitas Gadjah Mada (UGM), Fakultas Arkeologi
  53. Universitas Slamet Riyadi, Solo, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP)
  54. Pusat Pengembangan Perikanan Tangkap
Di samping itu, prioritas juga diberikan kepada kandidat perempuan dan calon peserta dari luar Jawa.
Setelah menyelesaikan studi di Belanda, penerima beasiswa diharuskan kembali ke Indonesia dan diharapkan meneruskan komitmennya bagi pembangunan melalui institusi tempat mereka bekerja.

Pilihan Program Studi

Secara umum program studi yang terdapat di situs www.studyfinder.nl dan berkaitan erat dengan fokus area Multi-Annual Policy Framework Kedutaan Besar Kerajaan  Belanda dan sektor-sektor pembangunan Indonesia dapat dipilih.